“ Penerapan Pembelajaran dengan sistem e-Learning “

Dunia Pendidikan di Indonesia memang sekarang sedang menjadi objek pembicaraan yang menarik banyak pihak, baik kalangan umum, mahasiswa maupun para pakar pendidikan itu sendiri, untuk mutu pendidikan yang bagus bagi negeri ini. Sejalan dengan perkebangan zaman dan teknologi informasi, dunia pendidikan Indonesia masih dianggap ketinggalan dari negara lain bahkan untuk Asia Tenggara pun Indonesia jauh di bawah Malaysia, dimana pada tahun 70-an Malaysia mengirimkan batuan guru “ mengimport “ untuk mengajar di Malaysia, alangkah sial nasib bangsa kita yang dulu dapat mengeksport tenaga pendidik sekarang malah tertinggal jauh dunia pendidikannya.
Mungkinkah saat ini terjadi titik kulminasi kejenuhan pendidikan konvensional di Indonesia? Pertanyaan retoris tersebut menyeruak tatkala melihat dan memperhatikan praktik perkembangan dunia pendidikan saat ini. Gejala ini mungkin hanya dapat terlihat pada daerah-daerah perkotaan dan sekitarnya dimana konsentrasi manusia terpusat didalamnya. Bagaimana tidak? Praktik-praktik pendidikan saat ini berusaha menabrak kebuntuan hambatan-hambatan pendidikan, baik hambatan ruang maupun waktu. Yang paling menarik dan dicermati adalah konsep penerapan pembelajaran dengan menggunakan media teknologi informasi atau yang sering disebut “ e-Learning “.

Istilah e-Learning mengandung pengertian yang sangat luas, sehingga banyak pakar yang menguraikan tentang definisi e-Learning dari berbagai sudut pandang. Salah satu definisi yang cukup dapat diterima banyak pihak misalnya dari Darin E. Hartley [Hartley, 2001] yang Menyatakan: “e-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain.”.e-Learning adalah sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar, yang memungkin media belajar mengajar yang menggunakan aplikasi elektronik, seperti media internet, intranet, jaringan komputer.
KELEBIHAN “ e – LEARNING “
Dengan konsep pembelajaran menggunakan media teknologi informasi diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, mengapa demikian ?
Dengan e-Learning, pembelajaran dilakukan tidak hanya dalam kelas atau dalam istilah konvensionalnya terjadi tatap muka antara pendidik dan siswa, antara dosen dengan mahasiswanya, batasan ruang dan waktu dapat dipersempit sehingga belajar dapat dilakukan kapan saja di mana saja, tidak terbatas oleh ruang dan waktu, bahkan forum diskusi pun dapat dilakukan dengan perbedaan tempat yang jauh. Karena e-learning merupakan sistem berbasis web (internet) yang memungkinkan informasi dan pengetahuan dapat diakses oleh siapa saja yang berhak serta kapan saja dan dimana saja. e-learning memberikan perangkat baru untuk memberikan nilai tambah pada berbagai model pendidikan tradisional di kelas dan buku pelajaran.

KELEMAHAN :
“ e-Learning “ sendiri memiliki segi kelemahan bahkan kegagalan penerapannya, jika Maintenance masalah analisa kebutuhan terlupakan oleh pengembang aplikasi e-Learning. Kalau pengembang terobsesi untuk membuat aplikasi e-Learning terlengkap dan terbaik, padahal itu belum tentu sesuai dengan kebutuhan sebenarnya dari pengguna.
Dari berbagai literatur yang pernah ada, kegagalan e-Learning sebagian besar diakibatkan oleh kegagalan dalam analisa kebutuhan yang mengandung pengertian bahwa pengembang tidak berhasil meng-capture apa sebenarnya kebutuhan dari pengguna (user needs). Hasil dari proses analisa kebutuhan (requirements analysis) pengguna diterjemahkan sebagai fitur-fitur yang sebaiknya masuk dalam sistem e-Learning yang dikembangkan.
KESIMPULAN
UU No.20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan PP No. 19 Tahun 25 tentang Standar Nasional Pendidikan, pada prinsip-prinsip pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan butir 3 “ Tanggapan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni “ dimana kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi da seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, pendidikan perlu mengantisipasi damplak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan di mana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus-menerus melakaukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS sehingga tetap relevan dan konstektual dengan perubahan. Oleh karena itu, kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni ( butir E nomor 6 Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ).
” e-Learning “ merupakan implementasi penerapan teknologi komunikasi di bidang pendidikan adalah proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara sistematis, dengan mengintegrasikan semua komponen pembelajaran, termasuk interaksi pembelajaran lintas ruang dan waktu,dengan kualitas yang terjamin. yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana efektif dan memperluas pengetahuan sesuai dengan perkembangan ilmu secara real-time. e-learning tidak akan menggantikan pertemuan di kelas tetapi meningkatkan dan mengambil manfaat dari materi-materi dan teknologi pengiriman baru untuk mendukung proses belajar mengajar.
Semoga penerapan e-learning dapat berkembang dan benar-benar dimanfaatkan oleh kita semua demi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Pada akhirnya selalu mutu 100% yang diharapkan tercapai, keberhasilan pencapaian e-Leraning tergantung pada mutu content dan proses pengajaran. Teknologi sendiri hanya sebagai medium. Kalau teknologi berhasil atau gagal tergantung content dan proses pengajaran, bukan teknologinya.

Judul : Perkembangan Pendidikan Di Indonesia
“Penerapan Pembelajaran e-Learning”
Ditulis : Subchan AdiNata
Mahasiswa D3 TKJ Poltek Tegal semester 4
sekarang bekerja pada Cabang Dinas P dan K Kec. Bulakamba

askum
BalasHapusIdih..............serem euy!
photone Kaya dosen
Kiye ta dudu masiwa
ganti bae owh pa!!!!
poto sing numpak jaran mbuh apa
ya pak??